Sebelum Tergiur Cuan, BRI Ingatkan Masyarakat Kenali Risiko dan Legalitas Investasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Media Pasuruan – Janji keuntungan besar dalam waktu singkat menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai masyarakat ketika menerima tawaran investasi. Tanpa pemeriksaan yang cermat, penawaran semacam itu dapat berisiko membawa masyarakat masuk dalam praktik penipuan.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI meminta masyarakat melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum memutuskan menempatkan dana. Tidak hanya produk investasinya, identitas dan legalitas pihak yang menawarkan juga perlu diperiksa.

Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa keputusan investasi sebaiknya tidak hanya didasarkan pada besarnya imbal hasil yang ditawarkan. Masyarakat perlu memahami cara kerja produk sekaligus risiko yang mungkin muncul.

“Imbal hasil yang tinggi tentu menjadi salah satu pertimbangan dalam berinvestasi. Namun sebelum menempatkan dana, masyarakat perlu memahami bagaimana investasi tersebut bekerja, risiko yang menyertainya, serta siapa pihak yang menawarkan produk tersebut. Dengan informasi yang utuh, keputusan investasi dapat diambil dengan lebih bijak,” ujar Dhanny.

Menurut BRI, penawaran yang menjanjikan keuntungan tinggi dalam waktu singkat dengan tingkat imbal hasil yang tidak lazim perlu mendapatkan perhatian lebih. Terlebih apabila pihak yang menawarkan tidak memberikan penjelasan yang jelas mengenai produk, mekanisme investasi, maupun legalitasnya.

Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya apabila sebuah penawaran menggunakan nama atau logo perusahaan dan institusi tertentu. Identitas tersebut dapat saja digunakan oleh pihak yang tidak memiliki hubungan resmi dengan perusahaan atau lembaga yang dicatut.

Karena itu, pemeriksaan legalitas menjadi salah satu langkah penting sebelum dana ditempatkan. Masyarakat perlu mengetahui siapa pihak yang menawarkan dan otoritas mana yang memiliki kewenangan mengawasi produk tersebut.

“BRI mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menyikapi berbagai penawaran investasi, khususnya yang menawarkan imbal hasil tinggi. Dengan informasi yang memadai, masyarakat dapat mempertimbangkan pilihan investasi dengan lebih bijak,” pungkas Dhanny.

BRI mengimbau masyarakat tidak langsung melakukan transfer ketika menerima penawaran yang dinilai mencurigakan. Pemberian data pribadi, informasi rekening, maupun informasi perbankan juga sebaiknya ditunda sampai proses verifikasi selesai.

Jika menemukan indikasi penipuan atau adanya pihak yang menyalahgunakan nama dan identitas BRI, masyarakat disarankan menyimpan seluruh bukti komunikasi serta transaksi. Bukti tersebut dapat digunakan saat membuat laporan melalui kanal resmi BRI maupun kepada pihak berwenang.

Untuk memastikan informasi produk dan layanan BRI, masyarakat dapat menggunakan kanal resmi perusahaan, yakni situs bri.co.id, Instagram @bankbri_id, X @BANKBRI_ID, @kontakBRI, dan @promo_BRI, TikTok @bankbri_id, Facebook dan YouTube BANK BRI, serta Contact BRI 1500017.

Selain itu, masyarakat dapat menghubungi Asisten Virtual BRI Sabrina melalui WhatsApp di 0812-1214-017.

\ Get the latest news /

Berita Terkait

Modal Bertambah, Semangat Menguat: Cerita Triningsih Mengembangkan Toko Sembako di Tulungagung
Hello world!

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 02:49

Modal Bertambah, Semangat Menguat: Cerita Triningsih Mengembangkan Toko Sembako di Tulungagung

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:27

Sebelum Tergiur Cuan, BRI Ingatkan Masyarakat Kenali Risiko dan Legalitas Investasi

Berita Terbaru

Uncategorized

Hello world!

Minggu, 21 Jun 2026 - 08:48

Back to top