PASURUAN, Mediapasuruan.com – Anggota MPR RI Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag kembali menunjukkan komitmennya terhadap penguatan demokrasi dengan menggandeng 150 aktivis perempuan dari berbagai elemen masyarakat Pasuruan dalam acara bertajuk “Penguatan Demokrasi Substansial Berdasarkan Pancasila”, Kamis siang (15/05/25. Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari itu digelar di Gedung Serbaguna Anisah Foundation, Bangil, Pasuruan.
Dalam suasana hangat dan penuh semangat, para peserta yang didominasi tokoh perempuan, penggerak komunitas, dan perwakilan organisasi sosial berdiskusi aktif menyuarakan aspirasi mereka dalam berbagai isu sosial, kebangsaan, dan pemberdayaan perempuan.
Anisah Syakur dalam sambutannya menekankan pentingnya demokrasi tidak hanya dimaknai secara prosedural melalui pemilu semata, namun harus menyentuh substansi, yakni keadilan sosial, keterlibatan rakyat dalam pengambilan keputusan, serta perlindungan terhadap hak-hak warga negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Demokrasi sejati lahir dari nilai-nilai Pancasila yang kita hidupi bersama. Perempuan memiliki peran vital dalam menjaga dan menghidupkan nilai-nilai itu di tengah masyarakat,” tegas politisi perempuan dari Fraksi PKB tersebut.
Kegiatan ini juga menjadi ajang serap aspirasi masyarakat, di mana para peserta diberi ruang untuk menyampaikan masukan, kritik, dan usulan kebijakan langsung kepada wakil rakyat mereka di Senayan. Diskusi berlangsung dinamis, mencerminkan tingginya kesadaran politik dan kepedulian sosial di kalangan perempuan Pasuruan.
Imroatus Sholiha salah satu aktivis perempuan yang ikut dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa, “Kami, aktivis perempuan Pasuruan, meyakini bahwa demokrasi sejati tidak cukup hanya hadir dalam kotak suara, tapi harus nyata dalam keadilan sosial, kesetaraan gender, dan perlindungan hak-hak rakyat. Pancasila adalah fondasi utama yang mampu menuntun arah demokrasi Indonesia agar tidak terjebak pada formalitas, tapi menyentuh substansi kesejahteraan, musyawarah dan kemanusiaan.” Kata imroatus kepada awak media.
Melalui forum ini, Anisah Syakur berharap lahir gerakan demokrasi yang lebih inklusif dan berkeadilan, di mana suara perempuan tidak hanya terdengar, tetapi juga diakomodasi dalam kebijakan publik.






