H. Sa’ad Muafi: Relawan Pancasila Harus Jadi Tameng Bangsa Dari Disorientasi Ideologi! - Media Pasuruan

H. Sa’ad Muafi: Relawan Pancasila Harus Jadi Tameng Bangsa Dari Disorientasi Ideologi!

- Redaksi

Minggu, 20 Juli 2025 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangil, Mediapasuruan.com Ancaman terhadap nilai-nilai kebangsaan tak lagi bersifat kasat mata. Ia hadir dalam bentuk apatisme, disorientasi ideologi, dan pergeseran moral di tengah masyarakat. Menyikapi hal ini, kegiatan Penguatan Jaringan Relawan Kebijakan Pancasila kepada Kelompok Masyarakat Tahun 2025 digelar pada Minggu, 20 Juli 2025 di Gedung Anisah Foundation, Kabupaten Pasuruan.

Acara tersebut merupakan hasil dari pada sinergitas antara DPR RI dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), kegiatan ini menegaskan bahwa perjuangan ideologis tak hanya milik negara atau institusi formal, tetapi merupakan tanggung jawab kolektif warga bangsa terutama para relawan Pancasila yang menjadi garda terdepan dalam menjaga fondasi kebangsaan di tingkat akar rumput.

H. Sa’ad Muafi, S.H, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan yang hadir sebagai narasumber, menegaskan bahwa kondisi sosial hari ini menuntut gerakan ideologis yang lebih terstruktur, sistematis, dan militan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita tak bisa lagi bersikap netral terhadap ancaman ideologi. Relawan Pancasila harus jadi pelindung bangsa dari disorientasi, pembusukan nilai, dan infiltrasi ideologi asing yang melemahkan kesatuan kita,” ujar Sa’ad Muafi di hadapan peserta.

Ia menyoroti lemahnya pemahaman ideologi negara di kalangan generasi muda dan menyatakan bahwa pendidikan Pancasila tidak cukup jika berhenti di kurikulum. Relawan, menurutnya, harus hadir sebagai pelaku utama penguatan karakter kebangsaan di lingkungan masing-masing.

“Kalau kita biarkan masyarakat hanya kenal Pancasila lewat upacara dan hafalan, maka kita sedang menciptakan generasi yang rapuh. Relawan inilah yang harus menjemput bola, mendatangi kampung, sekolah, dan komunitas,” tegasnya.

H. Sa’ad Muafi, S.H juga mengajak pemerintah daerah untuk tidak sekadar mendukung di tataran formalitas, tetapi terlibat aktif dalam membangun jejaring ideologis yang berkesinambungan.

“Pemerintah daerah jangan jadi penonton. Kita harus fasilitasi pelatihan, gerakan akar rumput, dan program konkret. Jangan tunggu sampai konflik ideologis meledak di depan mata,” katanya.

Acara ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai latar belakang: tokoh agama, pemuda, guru, aktivis perempuan, dan tokoh masyarakat. Suasana berlangsung dinamis dengan diskusi tajam dan dialog terbuka mengenai tantangan dan strategi menjaga ideologi Pancasila di tengah derasnya arus globalisasi dan perpecahan sosial.

Salah satu peserta, M. Arif seorang guru madrasah, menyampaikan kegelisahannya atas minimnya pemahaman ideologi di kalangan pelajar.

“Saya melihat anak-anak sekarang jauh dari semangat kebangsaan. Banyak yang lebih hafal tokoh-tokoh luar ketimbang pahlawan kita sendiri. Kegiatan ini menyadarkan saya: kita tidak boleh diam,” ucap Arif.

Ia berkomitmen untuk membawa semangat relawan Pancasila ke madrasah dan komunitasnya.

“Saya akan mulai dari lingkungan saya. Menghidupkan kembali diskusi Pancasila, mengajarkan nilai-nilai dasar kebangsaan dengan pendekatan yang membumi dan kontekstual,” tambahnya.

 

Berita Terkait

H. Sa’ad Muafi: Penyelarasan AKD Penting Agar Produk Hukum Tak Bertabrakan Regulasi
Kunjungi Rutan Bangil, Dra. Hj. Anisah Syakur Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi Jelang Ramadhan
Tapal Kuda sebagai Masa Depan Ekonomi Disorot, Anisah Syakur Minta BI Bertindak Konkret
Dra. Hj. Anisah Syakur Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bersama Relawan Bunda Anisah se-Kabupaten Pasuruan
Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag Ajak Mahasiswa IAINU Bangil Gelorakan Spirit Nilai Kebangsaan Dalam Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan
Gandeng BPIP, Komisi XIII DPR RI Perluas Jaringan Relawan Kebijakan Pancasila
Rapat Pembinaan RT/RW Desa Randupitu, Kepala Desa Ajak Perkuat Kebersamaan Dan Komunikasi
Anggota MPR RI Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag Gaet 150 Aktivis Perempuan Pasuruan, Dorong Demokrasi Substansial Berbasis Pancasila
Berita ini 187 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 00:46 WIB

Perangi Narkoba Lewat Pendekatan Religi, NCTC Dorong Kesadaran Bahaya Narkoba di Gempol

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:11 WIB

Didukung Badan Partai, Nama Gus Muafi Menguat di Bursa Ketua Tanfidz PKB Pasuruan

Senin, 9 Maret 2026 - 21:02 WIB

Tebar Kepedulian di Tengah Masyarakat, Anggota DPR RI Komisi XIII F-PKB Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag Bagikan Sembako, Gaungkan “Satu Cinta, Gus Muhaimin untuk Indonesia”

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:33 WIB

BEM Uniwara Lakukan Analisis Cross Politik Pilkada 2029, Tekankan Urgensi Literasi Demokrasi

Sabtu, 15 November 2025 - 14:06 WIB

Sejumlah DPK Minta Mas Adi Maju Ketua KNPI Kabupaten Pasuruan, Ia Serahkan Sepenuhnya Pada Arahan Guru Dan Senior

Jumat, 17 Oktober 2025 - 13:37 WIB

Pendidikan Kader Penggerak Bangsa Jadi Langkah Strategis PKB, H. Sa’ad Muafi: Kita Siapkan Kader Pejuang, Bukan Penonton

Jumat, 12 September 2025 - 16:40 WIB

73 Kader Ikuti PKD Dan Diklatsar Banser Di Pandean Rembang, PAC GP Ansor Rembang Tegaskan Kesiapan Garda Muda NU

Selasa, 9 September 2025 - 16:35 WIB

Sosialisasi Empat Pilar di Pasuruan, Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag Gelorakan Semangat Kebhinekaan

Berita Terbaru