Santri Yang Memiliki Hobi Menantang, Menjadi Pendaki Gunung. - Media Pasuruan

Santri Yang Memiliki Hobi Menantang, Menjadi Pendaki Gunung.

- Redaksi

Kamis, 26 September 2019 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Moch. Ali Yafi salah seorang Santri Pondok Pesantren Darut Taqwa Ngalah, SengonAgung, Kecamatan Purwosari. Ini memiliki hobi yang terbilang berbeda dengan santri-santri pada umumnya. Dia memilih untuk menjadi seorang pendaki gunung.

Remaja asal Desa Raci, Kecamatan Bangil ini mulai memiliki ketertarikan dengan ketinggian sejak usianya masih belasan tahun. Hobi yang terbilang menantang ini bermula pada saat ia diajak pamannya menelusuri hutan dan pegunungan untuk menuju air terjun Coban Rais yang berada di Kota Batu, Malang. Pada saat ia masih duduk dikelas 2 smk, dan semenjak itulah dia memiliki kecintaan dengan panorama alam.

Sejak lulus SMP dia telah mondok di PonPes Ngalah sambil meneruskan jenjang pendidikan SMK mengambil jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Disela-sela liburan sekolah itulah dia menyalurkan hobinya dengan mendatangi Coban dan Gunung disekitar Pasuruan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia semakin memantapkan hobinya ketika sudah menyandang status sebagai mahasiswa, saat ini dia menempuh semester 3 di Universitas Yudharta Pasuruan yang masih dalam naungan Yasasan PonPes Ngalah dan tinggal di salah satu kamar asrama F.

Ponpes yang diasuh oleh Romo KH. Sholeh Bahruddin ini memang bukan ponpes yang tertutup, yang berarti setiap santri bisa keluar dan masuk kapanpun. Namun bukan berarti para santri bisa seenaknya keluar tanpa ijin. Ponpes Darut Taqwa cukup terkenal dengan kedisiplinan para guru dan ketaatan para santri terhadap kiai.

Budaya pesantren seperti itulah yang menjadi pendukung Ali Yafi tetap bisa mendaki gunung. Biasanya beberapa hari sebelum memutuskan untuk mendaki, Ali meminta ijin kepada pengurus dan ketua asrama untuk tidak berada di pondok.

Seperti saat ia melakukan pendakian ke Gunung Rinjani, Lombok, NTB. Ali meminta ijin untuk keluar pondok selama 10 hari dan itupun bertepatan dengan liburan semester sehingga pengurus pondok juga memberikan ijin, karena memang di pondok juga tidak terlalu banyak kegiatan ketika libur semester.

Melalui Komunitas Pendaki Gunung, Ali sudah sering melakukan Pendakian Gunung di beberapa daerah, Gunung Arjuno Pandaan, Gunung Butak di Blitar, Kawah Ijen Banyuwangi, Gunung Rinjani Lombok hingga Gunung yang berada di wilayah jawa barat.

Ali memiliki Motto Hidup ialah Cintailah Alam dan Teman Untuk Selamanya.
(rb/az)

Berita Terkait

Keterangan Saksi pada Sidang PK di PN Bangil Diduga Palsu, Tatik Suwartiatun Tempuh Jalur Hukum
Unggul Dengan 42 Suara, Ainun Darus Resmi Pimpin DPAC FKDT Beji Lewat Aklamasi
Mengenal Achmad Zulfan Abida, Sosok Muda Visioner Calon Ketua PC PMII Pasuruan yang Tumbuh Dari Basis Dan Pengalaman Lapangan
Panitia Bangil Carnival Acuh Terhadap Akses Ambulance Rumah Sakit Masyitoh
Momentum Harlah ke-27 PKB, Gus Muafi Dorong Generasi Muda Jadi Poros Politik Nasional!
LKN DPP PKB Dilantik, Dra. Hj. Anisah Syakur Tekankan Pentingnya Kader Loyal, Militan Dan Kaderisasi Hingga Akar Rumput
Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag Dorong Penguatan Kaderisasi dan Koordinasi Garda Bangsa Kabupaten Pasuruan
Dukung Modernisasi Pesantren, Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag Hadir di Forum Internasional ICTP
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 17:35 WIB

KIM Gempar Randupitu Raih Peringkat Dua, Bukti Kebangkitan Komunitas Informasi di Kabupaten Pasuruan

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:58 WIB

Randupitu Sabet Penghargaan BNN Jatim dalam Program Akselerasi Asta Cita Jatim Bersinar 2026

Sabtu, 7 Februari 2026 - 05:54 WIB

Diserahkan Camat Gempol, Desa Randupitu Terima Piagam Lunas PBB 100 Persen

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:28 WIB

Balai Dusun Direnovasi Lewat Kerja Bakti, Kasun Rodowo Arahkan Jadi Sentra Ekonomi Kreatif

Selasa, 1 Juli 2025 - 12:59 WIB

Inovasi Pangan Pemdes Randupitu Diapresiasi, Bawa Pulang Juara 2 P2B 2025

Jumat, 30 Mei 2025 - 09:53 WIB

Cegah HIV/AIDS, Desa Randupitu Libatkan RT-RW Dalam Edukasi Masyarakat

Kamis, 20 Maret 2025 - 11:48 WIB

Belanja Gratis Dari Bumdes Candi Berkah Jadi Solusi Ekonomi Warga Desa Candibinangun Sukorejo

Jumat, 21 Februari 2025 - 10:20 WIB

Cegah Demam Berdarah, Babinsa Wonorejo Bersama Warga Gelar Kerja Bhakti

Berita Terbaru