Klarifikasi Yang Tidak Berdasar Dan Cenderung Subyektif, Apa Kabar Formaturan PC PMII Pasuruan? - Media Pasuruan

Klarifikasi Yang Tidak Berdasar Dan Cenderung Subyektif, Apa Kabar Formaturan PC PMII Pasuruan?

- Redaksi

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XX PC PMII Pasuruan telah selesai diselenggarakan.

Forum musyawarah tertinggi ditingkat cabang ini sudah usai diselenggarakan pada tanggal 23-25 Agustus 2021 lalu, diselenggarakan di Yayasan Pesantren Al-Hidayah Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Dalam Konfercab ke-XX tersebut, Ketua PC PMII Pasuruan yang terpilih secara demokrasi yakni Ilyas Maulana Zidani dan Ketua Kopri PC PMII Pasuruan yang terpilih secara aklamasi yakni Nur Rizki Amania, Sebagai Ketua Cabang dan Ketua Kopri PC PMII Pasuruan masa khidmah 2021-2022, semoga bisa menjalankan roda organisasi secara baik serta bijak dan mengemban amanah yang telah dipangku saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagaimana amanat Konfercab ke-XX, Ketua Cabang terpilih dan didampingi Tim Formatur berkewajiban merumuskan struktur kepengurusan cabang periode yang baru dengan batas waktu yang telah ditentukan dan disepakati.

Hampir genap 2 bulan setelah Konfercab ke-XX diselenggarakan, adanya sebuah kabar hangat yang saat ini telah menjadi pusat pembicaraan para kader PMII di Pasuruan, bahwa rapat formatur pembentukan Pengurus Cabang PMII Pasuruan masa khidmah 2021-2022 ada sebuah kejanggalan dan pelanggaran terhadap Peraturan Organisasi.

Menurut Lathifah selaku Ketua Komisariat Pancawahana (Kompana) Bangil, “Bagaimana membawa Pasuruan berkemajuan, kalau melanggar Peraturan Organisasi (PO) menjadi sebuah kebanggaan tersendiri, seolah Pasuruan langka akan kader yang sesuai (PO) serta mumpuni untuk menjalankan dalam hal tersebut dan tanpa mencederai AD/ART”, pungkasnya.

Dan bagaimana dianggap selesai hasil formaturan tanpa disepakati semua tim formatur atau adanya keputusan sepihak. Biarpun sekretaris memiliki peran lebih lebih didalam mendampingi ketua, tapi tak sepantasnya dilakukan sampai mencederai Peraturan Organisasi.

Bagaimanapun peraturan organisasi adalah hal yang mutlak kita patuhi dalam menjalankan roda organisasi yang profesional serta ideal.

Seorang Kader PMII Pasuruan pun ikut turut serta dalam menyampaikan keluh kesahnya.

Selain itu, Menurut Faisal, “Mengenai formaturan PC PMII Pasuruan yang dipimpin oleh Sahabat Ilyas Maulana Zidani masa Khidmat 2021-2022 yang berlarut-larut menunjukkan ketidakpantasnya kedudukan sebagai ketua, apalagi dengan memaksakan seorang kader yang sudah jelas tidak memenuhi aturan-aturan yang sudah ada. Dan sikap seperti itu apakah layak dilakukan oleh seorang pimpinan organisasi, sungguh sangat egois dan tidak mencerminkan kebijakan dalam memberikan sebuah keputusan”, terangnya.

Dalam pernyataan tersebut kita dapat melihat adanya sebuah kejanggalan yang telah dilakukan oleh seorang Ketua PC PMII Pasuruan. Bukannya kita berfikir skripturalisme ataupun ikut campur dalam ruang rasionalisme, tetapi ini menyangkut masa depan pengkaderan PMII di Pasuruan.

Aspirasi dan keluh kesah kita semua tentang sebuah keputusan yang sangat tidak bijak dan formaturan kepengurusan yang belum juga usai membuat kita semua sangat tidak nyaman, karena sebagai ketua harus bisa menangani dengan baik dan bijak, bukan malah mengklarifikasikan dan menyangkal dengan pendapat yang tidak masuk akal dan memperlihatkan diri sendiri bahwa sebagai ketua seenaknya sendiri dan tidak bijaksana dalam mengambil sebuah keputusan, sehingga melanggar Peraturan Organisasi yang sudah tertera.

“Kami menolak keras apabila dalam formatur kepengurusan PC PMII Pasuruan terdapat unsur kepentingan politik dan juga melanggar ketentuan-ketentuan yang berlaku. Karena itu tidak menunjukkan sikap keterbukaan dan profesionalitas sebagai pimpinan dalam menjalankan roda organisasi. Dan kami tidak ingin adanya seorang ketua yang bangga telah mencederai konstitusi hukum dan Peraturan Organisasi yang berlaku.” Tutur kader PMII Pasuruan. (***)

Oleh : Shohibul Mubarok

Berita Terkait

Didukung Badan Partai, Nama Gus Muafi Menguat di Bursa Ketua Tanfidz PKB Pasuruan
PAC GP Ansor Rembang Beri “Rapor Merah” untuk Ketua PC GP Ansor Bangil
Tebar Kepedulian di Tengah Masyarakat, Anggota DPR RI Komisi XIII F-PKB Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag Bagikan Sembako, Gaungkan “Satu Cinta, Gus Muhaimin untuk Indonesia”
BEM Uniwara Lakukan Analisis Cross Politik Pilkada 2029, Tekankan Urgensi Literasi Demokrasi
Sejumlah DPK Minta Mas Adi Maju Ketua KNPI Kabupaten Pasuruan, Ia Serahkan Sepenuhnya Pada Arahan Guru Dan Senior
Pendidikan Kader Penggerak Bangsa Jadi Langkah Strategis PKB, H. Sa’ad Muafi: Kita Siapkan Kader Pejuang, Bukan Penonton
73 Kader Ikuti PKD Dan Diklatsar Banser Di Pandean Rembang, PAC GP Ansor Rembang Tegaskan Kesiapan Garda Muda NU
Sosialisasi Empat Pilar di Pasuruan, Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag Gelorakan Semangat Kebhinekaan
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:38 WIB

Kunjungi Rutan Bangil, Dra. Hj. Anisah Syakur Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi Jelang Ramadhan

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:30 WIB

Tapal Kuda sebagai Masa Depan Ekonomi Disorot, Anisah Syakur Minta BI Bertindak Konkret

Selasa, 16 Desember 2025 - 06:30 WIB

Dra. Hj. Anisah Syakur Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bersama Relawan Bunda Anisah se-Kabupaten Pasuruan

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 14:20 WIB

Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag Ajak Mahasiswa IAINU Bangil Gelorakan Spirit Nilai Kebangsaan Dalam Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

Minggu, 24 Agustus 2025 - 12:36 WIB

Gandeng BPIP, Komisi XIII DPR RI Perluas Jaringan Relawan Kebijakan Pancasila

Minggu, 20 Juli 2025 - 15:25 WIB

H. Sa’ad Muafi: Relawan Pancasila Harus Jadi Tameng Bangsa Dari Disorientasi Ideologi!

Minggu, 29 Juni 2025 - 23:27 WIB

Rapat Pembinaan RT/RW Desa Randupitu, Kepala Desa Ajak Perkuat Kebersamaan Dan Komunikasi

Kamis, 15 Mei 2025 - 19:35 WIB

Anggota MPR RI Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag Gaet 150 Aktivis Perempuan Pasuruan, Dorong Demokrasi Substansial Berbasis Pancasila

Berita Terbaru