Purwosari Carnival 2025, Pesta Budaya Yang Jadi Magnet Wisata Sekaligus Wujud Nyata Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan Presiden Prabowo - Media Pasuruan

Purwosari Carnival 2025, Pesta Budaya Yang Jadi Magnet Wisata Sekaligus Wujud Nyata Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

- Redaksi

Senin, 29 September 2025 - 00:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWOSARI, Mediapasuruan.com —Ribuan warga memadati sepanjang jalan utama Purwosari pada akhir pekan ini untuk menyaksikan Purwosari Carnival 2025. Hajatan rakyat yang rutin digelar setiap tahun itu kembali menghadirkan kemeriahan, sekaligus menjadi simbol nyata bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan agenda nasional, khususnya Asta Cita Presiden Prabowo mengenai Ketahanan Pangan.

Dengan menampilkan parade busana tradisional, seni pertunjukan, hingga bazar UMKM lokal yang menjajakan hasil olahan pangan dan produk kreatif, karnaval ini bukan hanya soal hiburan, melainkan juga wadah membumikan cita-cita besar bangsa.

Fahri, selaku Steering Committee acara Purwosari Carnival 2025, menegaskan bahwa acara ini dirancang untuk memberi ruang kepada seluruh elemen masyarakat sekaligus berkontribusi pada agenda besar pemerintahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Purwosari Carnival tahun ini kami kemas bukan hanya untuk merayakan kekayaan budaya, tapi juga sebagai bentuk nyata dukungan pada Asta Cita Presiden Prabowo, terutama poin tentang ketahanan pangan. Karena di sini, kita menghadirkan panggung budaya sekaligus etalase pangan lokal, hasil bumi, dan olahan masyarakat Purwosari. Jadi, budaya dan pangan berjalan seiring, saling menguatkan,” ujar Fahri.

Ia menekankan, semangat karnaval ini adalah kebangkitan bersama. Budaya lokal dijaga dan dikembangkan melalui kreativitas anak muda, sementara produk pertanian dan UMKM pangan diberi ruang untuk tampil dan dikenal masyarakat luas. Menurutnya, sinergi ini mencerminkan bagaimana desa-desa bisa menjadi benteng ketahanan pangan sekaligus pusat pelestarian budaya.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan beras atau jagung. Lebih dari itu, ini soal kemandirian desa, soal keberanian masyarakat memanfaatkan potensi lokal. Purwosari Carnival kami jadikan momentum agar pangan lokal bisa naik kelas, menjadi kebanggaan sekaligus penopang ekonomi rakyat. Dengan begitu, semangat Asta Cita Presiden benar-benar bisa kami jalankan dari bawah, dari desa,” lanjut Fahri.

Bagi Fahri, inilah bukti bahwa pelestarian budaya dan penguatan ketahanan pangan bisa disatukan dalam satu panggung yang sama. “Kami ingin menunjukkan bahwa budaya bukan barang museum, melainkan sumber inspirasi hidup sehari-hari. Sama halnya dengan pangan lokal, yang bukan hanya untuk dimakan, tapi juga bagian dari jati diri kita. Kalau dua hal ini kita rawat bersama, insyaAllah bangsa ini akan lebih kuat dan mandiri,” tegasnya.

Berita Terkait

Bluk Gebluk Khas Rembang Dipentaskan dalam Festival, Disbudpar Pasuruan Dorong Jadi Warisan Budaya
HUT Kumparaya Ke-4, Dinas Koperasi Siap Kolaborasi Angkat UMKM Pasuruan di Ajang Nasional
Sambut PORPROV ke-IX 2025 Di Malang Raya, Forum Malang Jurnalis Hadirkan Pasar Kangen Malang Djadoel 2
Tradisi Ogoh-Ogoh di Tosari: Wujud Harmoni Antarumat Beragama
Belanja Gratis Dari Bumdes Candi Berkah Jadi Solusi Ekonomi Warga Desa Candibinangun Sukorejo
Intelegensia Pelajar Sebagai Equilibrium Kemajuan Organisasi Berkelanjutan
Fenomena Bagi-Bagi Takjil di Indonesia: Tradisi Ramadhan yang Penuh Makna
Diskusi Bareng Fahrizal Muhammad dan Andri Firmansyah Di Podcast ‘Suara Generasi Muda’ : Mengupas Peran Dan Tantangan Pemuda
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 00:46 WIB

Perangi Narkoba Lewat Pendekatan Religi, NCTC Dorong Kesadaran Bahaya Narkoba di Gempol

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:11 WIB

Didukung Badan Partai, Nama Gus Muafi Menguat di Bursa Ketua Tanfidz PKB Pasuruan

Senin, 9 Maret 2026 - 21:02 WIB

Tebar Kepedulian di Tengah Masyarakat, Anggota DPR RI Komisi XIII F-PKB Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag Bagikan Sembako, Gaungkan “Satu Cinta, Gus Muhaimin untuk Indonesia”

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:33 WIB

BEM Uniwara Lakukan Analisis Cross Politik Pilkada 2029, Tekankan Urgensi Literasi Demokrasi

Sabtu, 15 November 2025 - 14:06 WIB

Sejumlah DPK Minta Mas Adi Maju Ketua KNPI Kabupaten Pasuruan, Ia Serahkan Sepenuhnya Pada Arahan Guru Dan Senior

Jumat, 17 Oktober 2025 - 13:37 WIB

Pendidikan Kader Penggerak Bangsa Jadi Langkah Strategis PKB, H. Sa’ad Muafi: Kita Siapkan Kader Pejuang, Bukan Penonton

Jumat, 12 September 2025 - 16:40 WIB

73 Kader Ikuti PKD Dan Diklatsar Banser Di Pandean Rembang, PAC GP Ansor Rembang Tegaskan Kesiapan Garda Muda NU

Selasa, 9 September 2025 - 16:35 WIB

Sosialisasi Empat Pilar di Pasuruan, Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag Gelorakan Semangat Kebhinekaan

Berita Terbaru